|
FITNAH : AHMADIYAH MEMBAJAK, MEMALSUKAN DAN MERUBAH-RUBAH AYAT AL-QUR’AN.( Buku M. Amin Djamaludin ) |
|
|
|
|
Thursday, 18 June 2009 05:39 |
|
JAWABAN: (Penulisan nomor ayat-ayat Al-Quran dalam Website ini berdasarkan Hadis Nabi Besar Al-Mushthafa Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam riwayat sahabat Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu, yang menunjukkan bahwa setiap basmalah pada tiap awal surat adalah ayat pertama surat itu. كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لاَ يَعْرِفُ فَصْلَ السُّوْرَةِ حَتَّى يَنْزِلَ عَلَيْهِ بِسْمِ اللهِ الرَّحمْـاـنِ الرَّحِيْمِ “Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa sallam tidak mengetahui pemisahan antara surat itu sehingga bismillaahir-rachmaanir-rachiim turun kepadanya.” (HR Abu Daud, “Kitab Shalat”; dan Al-Hakim dalam “Al-Mustadrak”) Kata-kata hujatan ini adalah fitnah untuk membangkitkan kebencian dan permusuhan kepada Ahmadiyah. Orang tulus yang pernah membaca buku Pendiri Jamaah Islam Ahmadiyah tidak akan berkesimpulan demikian, karena para sahabat Rasulullah saw dan para waliyullah banyak yang mendapatkan karunia pengalaman ruhani berupa menerima wahyu yang bunyinya sama dengan ayat Al-Quran. Bahkan, sepanjang sejarah Islam para sahabat, waliullah, dan para sufi banyak yang telah ber-mukalamah (berbicara secara langsung) dengan Allah Swt. Sebagian dari wahyu-wahyu itu banyak yang merupakan lafazh-lafazh Kitab Suci Alquran dan kadang-kadang dengan disertai tambahan lafazh lainnya. Dengan kata lain, diantara wahyu-wahyu tersebut ada yang 100% serupa dengan ayat-ayat Alquran dan ada yang tidak. Bagi mereka yang berpengetahuan luas dalam agama Islam serta terbiasa menelaah kitab-kitab kuning, tidaklah sulit untuk memahami perkara ini. |
|
Last Updated on Thursday, 18 June 2009 05:59 |
|
Read more...
|
|
Tafsir Surah Al-Fatihah Bag. II |
|
|
|
|
Monday, 15 June 2009 10:53 |
|
Al Qur’aan dengan Terjemahan dan Tafsir Singkat di bawah ini merupakan terjemahan dari Tafsir Saghiir, karya Hadhrat Mirza Basyiruddin Mahmud Ahmad r.a.,, Beliau merupakan Khalifah Jamaah Islam Ahmadiyah ke II Al-Fatihah dinubuatkan di dalam Kitab Perjanjian Baru Tetapi, nama yang terkenal Surah ini adalah Al Faatihah. Sangat menarik untuk diperhatikan bahwa, nama itu juga tercantum dalam nubuwatan Perjanjian Baru: “Dan aku melihat seorang Malaikat lain yang kuat turun dari surga, … dalam tangannya ia memegang sebuah gulungan kitab Kecil yang terbuka. Ia menginjakkan kaki kanannya diatas laut dan kaki kirinya di atas bumi,…” (wahyu 10: 1-2). |
|
Last Updated on Monday, 15 June 2009 11:29 |
|
Read more...
|
|
AlQuran Terjemahan Jamaah Muslim Ahmadiyah |
|
|
|
|
Sunday, 31 May 2009 08:29 |
|
Al-Qur'an, Kitab Suci dari sekitar 1 miliar umat Islam di seluruh dunia sekarang telah tersedia, dengan terjemahan pilihan ayat-ayat dalam 114 bahasa dunia dan 50 bahasa terjemahan Lengkap satu buku.
|
|
Read more...
|
|
|
Fitnah : KALIMAH SYAHADAT AHMADIYAH BERBEDA DENGAN SYAHADAH UMAT ISLAM. |
|
|
|
|
Wednesday, 27 May 2009 10:07 |
|
JAWABAN:Setiap orang Ahmadiyah meyakini dan mengaku beragama Islam, maka Kalimah Syahadatnya sama persis dengan kalimah Syahadat yang dibaca dan diakui oleh kaum muslimin lainnya, yaitu “Asyhadu allaailaaha illallaahu Wa asyahadu anna muhamadarrasuulullaah”. |
|
Read more...
|
|
Friday, 08 May 2009 16:37 |
'Listen, O those who can, to what God desires from you. And what He desires is only that you become solely His and do not associate any partners with Him, neither in the heavens nor on the earth. Our God is that God who is alive even now as He was alive before.
|
|
Read more...
|
|
|
Did Jesus Die on the Cross? |
|
|
|
|
Monday, 11 May 2009 17:02 |
|
What really happened to Jesus 2,000 years ago? The Christian faith is based on New Testament accounts but some Historians and Theologians have very different – very controversial theories which some seems may disturb you. Did Jesus die? |
|
Last Updated on Monday, 11 May 2009 17:33 |
|
Read more...
|
|
Jadikan Toleransi sebagai Modal |
|
|
|
|
Tuesday, 05 May 2009 20:15 |
|
Oleh M Zaid wahyudi Para pendiri bangsa telah menciptakan Indonesia sebagai negara yang masyarakatnya penuh toleransi dengan menjadikan Pancasila dan UUD 1945 sebagai asas dan pedoman hidup bersama. Keragaman identitas bangsa Indonesia yang sejak awal disadari pendiri bangsa itu kini mulai dinafikan seiring dengan perkembangan dunia yang semakin mengglobal dan kepemimpinan bangsa yang lemah.
|
|
Read more...
|
|
|
|
|
|
|
Page 1 of 3 |