Home MENJAWAB Tanggapan JAI HUJATAN : PENDIRI AHMADIYAH HZ. MIRZA GHULAM AHMAD TIDAK NAIK HAJI.
HUJATAN : PENDIRI AHMADIYAH HZ. MIRZA GHULAM AHMAD TIDAK NAIK HAJI.
Kajian - Tanggapan JAI

HUJATAN : PENDIRI AHMADIYAH HZ. MIRZA GHULAM AHMAD TIDAK NAIK HAJI. 

JAWABAN:

Haji merupakan suatu ibadah wajib dan termasuk rukun Islam, tetapi untuk melaksanakannya ada syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi. Di antaranya adalah biaya yang cukup, kesehatan dan keamanan.

Pada saat Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad berniat hendak menunaikan ibadah haji pada saat itu ulama-ulama di Mekah telah membuat fatwa bahwa Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad adalah kafir dan murtad serta wajib dibunuh.

Dengan demikian jelaslah bahwa syarat untuk menunaikan ibadah haji tidak terpenuhi pada diri beliau.  Apakah mungkin ketika nyawa beliau di negeri sendiri saja terancam, lalu beliau pergi ke tanah suci Mekkah, padahal  ulama-ulamanya siap untuk membunuh beliau? Atas dasar itu Hz. Mirza Ghulam Ahmad tidak dapat menunaikan ibadah haji.

Dalam hal rukun Islam seperti itu, terjadi juga pada diri Nabi kita, Muhammad Rasulullah saw. yaitu kewajiban membayar Zakat. Zakat adalah ibadah wajib dan merupakan rukun islam, akan tetapi Rasulullah saw. seumur hidup tidak pernah melaksanakannya. Hal itu terjadi karena beliau tidak pernah memiliki kekayaan yang lebih dari tiga hari. Jadi, tidak adanya haul sebagai syarat untuk melaksanakannya pada diri Rasulullah Saw. 

 

Cari Di sini

Custom Search

Translation

English Arabic Bulgarian Chinese (Simplified) Croatian Czech French German Italian Portuguese Russian Spanish

Artikel lain

Petunjuk

Penulisan nomor ayat-ayat Al-Quran dalam Website ini berdasarkan Hadis Nabi Besar Al-Mushthafa Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam riwayat sahabat Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu, yang menunjukkan bahwa setiap basmalah pada tiap awal surat adalah ayat pertama surat itu. كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لاَ يَعْرِفُ فَصْلَ السُّوْرَةِ حَتَّى يَنْزِلَ عَلَيْهِ بِسْمِ اللهِ الرَّحمْـاـنِ الرَّحِيْمِ “Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa sallam tidak mengetahui pemisahan antara surat itu sehingga bismillaahir-rachmaanir-rachiim turun kepadanya.” (HR Abu Daud, “Kitab Shalat”; dan Al-Hakim dalam “Al-Mustadrak”)

Search Engine Islami Indonesia

Moslem TV

Archive



Jazakumullah by: owner. Link Web and Blog.